Rumah Dannis, Busana Terbaik Bagi anda?

Rumah dannis  merupakan salah satu merek dagang bagi sebuah busana muslim, baju muslim yang telah bergerak dan mewarnai fashion muslim selama 10 tahun.

Sudah banyak model, pola dan hasil kreasinya yang telah di publish ke masyarakat. Dan telah mendapat respon yang baik. Hal itu di tandai dengan jumlah stok yang selalu menipis bahkan kehabisan sebelum stok berikutnya di produksi.

Pengalaman tersebut membuat rumah dannis merasa dekat dengan masyarakat dan akan selalu melakukan inovasi dan kreasi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang selalu beragam dan kompleks.

Hal ini dilakukan agar  bisa menjawab kepercayaan masyarakat yang telah menjadi dan menggunakan baju produksi rumah dannis bagi keluarga. Entah untuk anak , remaja, dewasa dan lainnya.

Semoga kedepan rumah dannis akan tetap berjaya dan berada dekat di hatai pelanggan. Amin.

Profil Pengusaha Bisnis Pakaian “ Dannis ”

Prospek bisnis pakaian yang semakin hari semakin tinggi minat pasarnya, mampu menarik para pencari usaha untuk menjadikan bisnis pakaian sebagai peluang usaha yang menghasilkan untung besar. Banyak para pengusaha yang kini telah sukses dengan menjalankan bisnis pakaian, terutama pakaian wanita yang lebih banyak dicari dibandingkan pakaian pria.

Salah satu contoh pengusaha yang telah sukses menjalankan peluang bisnis pakaian adalah Ibu Tati Hartati. Dengan menggunakan merek “Dannis”, beliau menempatkan usahanya dengan memproduksi pakaian muslim, mulai dari pakaian anak hingga pakaian dewasa.

Berawal dengan menggunakan modal 1 juta rupiah, yang diperoleh dari sang suami. Kini ibu Tati dapat memperoleh omset hingga milyaran rupiah setiap bulannya.

Kesuksesan Ibu Tati tidak lepas dari bakat alami yang dimilikinya sejak kecil. Keuletan sang ibu dalam membuatkan baju keenam anaknya, mendorong minat beliau untuk turut serta berkreasi bersama sang ibu dalam hal jahit – menjahit.

Sebelum memutuskan untuk membuka “Rumah Dannis”, dengan gelar insinyur kimia yang Ia peroleh dari studinya di ITB, Ibu Tati juga sempat bekerja sebagai staff kantor. Namun setelah menikah Beliau harus berhenti bekerja, karena tidak diperbolehkan bekerja di kantoran oleh suaminya. Dari situlah Ibu Tati mulai kembali berkreasi dengan kain, setelah beberapa tahun berhenti menjahit.

Di sela waktunya mengurus anak dan pekerjaan rumah, Ibu Tati mulai berkreasi dengan membuat desain pakaian dan menjahitnya menjadi sebuah baju yang cantik.  Setelah proses produksi selesai, ternyata setelah mencoba dipasarkan produk tersebut dapat diterima oleh pasar. Karena produk baju muslim Dannis memiliki ciri khusus yang berbeda dari produk lainnya. Dengan menambahkan aplikasi maupun bordiran, serta memberikan warna – warna yang cerah berhasil menambah daya tarik produk Dannis. Selain itu produk Dannis didukung dengan kualitas kain cotton, sehingga mampu memberikan kenyamanan pada pemakainya.

Maka tak heran jika awalnya Rumah Dannis hanya bisa memproduksi sekitar 50 potong baju / bulan, kini dengan perkembangan pasar yang sangat bagus Ibu Tati dapat memproduksi sekitar 5000 potong baju / bulannya. Kini Ibu Tati mengembangkan usahanya dengan memproduksi pakaian muslim dewasa, mukena, jilbab, tas, serta peralatan ibadah lainnya yang semuanya menggunakan merek Dannis.

Sesuai dengan kualitas produk yang dimiliki Dannis, harga produk – produk dannis pun lebih mahal dibandingkan produk baju muslim lainnya. Namun walaupun demikian, produk Dannis masih sangat diminati konsumen, karena harga yang diberikan sesuai dengan kualitas produk yang dihasilkan. Dengan melibatkan agen – agen Dannis yang kini jumlahnya lebih dari 500 agen yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, dapat membantu pemasaran produk yang di hasilkan Ibu Tati.

Semoga dengan adanya kisah perjalanan sukses Ibu Tati, profil pengusaha bisnis pakaian “Dannis”. Dapat menginspirasi Anda untuk terus berkarya sesuai dengan kegiatan yang kita suka, karena hanya berawal dari sekedar hobbi seorang Ibu Tati dapat menciptakan peluang usaha yang dapat mengantarkan Beliau pada kesuksesan. Salam Sukses.

Sumber gambar : http://default.tabloidnova.com dan http://yuliagroups.files.wordpress.com/2008/07/cimg1251.jpg

DANNIS Terima Penghargaan Markplus

Lima Wanita Terima Penghargaan Markplus Oleh : maya / 20-Jul-2010 18:43:04 Surabaya – Di era emansipasi wanita sekarang ini makin banyak perempuan yang menempati posisi strategis. Termasuk di bidang marketing. Karena itu, tak salah jika MarkPlus dalam acara Marketing to Women: Empowering the Most Influential Market di Hotel Sheraton tadi malam mengukuhkan lima wanita berpengaruh dalam bidang marketing.

Penghargaan untuk perempuan yang dinilai sebagai ikon Surabaya tersebut diberikan secara langsung oleh Founder & President MarkPlus Hermawan Kartajaya. Dalam penelitian di delapan kota, termasuk Surabaya, MarkPlus menjaring lima perempuan berdasar lima klasifikasi. Yakni, well-being, optimism, multitasking, entrepreneurship, dan networking. Jika digabung, lima kriteria itu menjadi WOMEN. Dalam tiap klasifikasi itu dipilih perempuan terbaik.

Lima perempuan terpilih tersebut adalah Nalini M. Agung, psikolog (well-being); Vania Santoso, duta lingkungan hidup Asia Pacific (optimisme); Erriawati Tenggono, owner Platinum Ceramics Industry (multitasking); Tati Hartati, owner Dannis Collection (entrepreneurship); dan Nany Wijaya, direktur Jawa Pos (networking). “Sudah tidak ada yang meragukan kemampuan Bu Nany dalam menjalin jaringan,” ungkap Hermawan. Senior Research Executive MarkPlus Insight Putu Ikawaisa Mahatrisni menjelaskan, dari sepuluh barang yang bakal dibeli sebuah keluarga, delapan di antaranya diputuskan perempuan.

Sisanya, yang lebih bersifat maskulin, ditentukan laki-laki. Menjelaskan hasil penelitiannya, Ika mengatakan masih banyak lagi kelebihan perempuan. Di antaranya, ketika masih lajang perempuan berkeinginan untuk meningkatkan karir. Kala sudah berkeluarga, mereka punya keinginan kuat untuk meningkatkan kondisi dan kualitas keluarganya. “Terutama untuk pasangan dan anak-anaknya,” kata Ika….

MURI ke-5 Untuk Rumah Dannis

Surabaya (ANTARA News) – Seribu perempuan yang tergabung dalam anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu, memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) membuat ketupat terbanyak sambil mengenakan sarung.

Penghargaan diserahkan oleh Ari, perwakilan MURI, di Plasa Kapas Krampung Surabaya. Melalui keberhasilan ini, MURI mencatatkan rekornya yang ke 4450.

“Setelah melihat dan menyaksikan pembuatan 10.000 ketupat oleh 1.000 perempuan, maka dengan bangga kami menyerahkan penghargaan ini,” ujar Ari, mewakili Pimpinan MURI, Jaya Suprana, yang kebetulan tidak bisa hadir.

Piagam penghargaan MURI itu diberikan kepada tiga kelompok sekaligus, di antaranya kepada PT Pismatex “Gajah Duduk” selaku pemrakarsa kegiatan, Plasa Kapas Krampung selaku penyelenggara serta Dannis Collection selaku pendukung acara.

Ketua PKK Kota Surabaya, Dyah Katharina menyatakan kebahagiaan dan kebanggaannya karena berhasil menorehkan prestasi memecahkan MURI.

“Kami kaum perempuan dan warga Surabaya sangat bangga bisa berbuat positif dan mencatatkan prestasi luar biasa ini,” tukasnya.

Namun istri Wali Kota Surabaya Bambang DH tersebut mengaku bukan pencapaian prestasi yang menjadi target kegiatannya, tetapi silaturahim dan kebersamaan yang lebih menjadi sasaran kegiatan ini.

“Melalui kegiatan ini, telah berkumpul seribu orang ibu PKK dari berbagai pelosok se-Surabaya. Kami harap, melalui kegiatan ini membuat warga kota lebih akrab dan menikmati kegiatan ini, yakni membuat ketupat,” jelasnya.

“Apalagi menjelang bulan suci Ramadhan. Sudah menjadi tradisi bagi semua orang bahwa di saat puasa dan lebaran, tidak pernah lupa membuat ketupat untuk teman makan sahur dan buka puasa serta berlebaran,” terang Dyah.

Ia mengemukakan, dengan digelarnya kegiatan semacam ini, diharapkan ibu dan keluarga Indonesia tidak melupakan budaya bangsa Indonesia saat ramadhan dan lebaran dengan membuat ketupat.

“Tidak hanya itu saja, memakai sarung juga sudah menjadi budaya bangsa Indonesia. Maka, sebagai pemrakarsa, kami mengajak masyarakat untuk tidak sungkan dan malu menggunakan sarung,” papar Enjang Dana Resi.(*)

(ANT-165/R009)…

Rumah Dannis

Rumah Dannis Vision To be the biggest & the best producer of Muslim Clothes

 

Rumah Dannis Mission :

1. To make children muslim clothes as a choices that is fashionable in style for all occasion.

2. To make muslim clothes more popular for people

 

Rumah Dannis Product Quality Cotton material that has a specific application.

Rumah Dannis Philosophy Allah is beautiful and Loves beautifulness

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.